Home » , , » Tugas Para Malaikat

Tugas Para Malaikat

Written By puterablog1malaysia on Monday | 10:25 AM


Tugas Para Malaikat
Beribadah kepada Allah tidaklah cukup hanya dengan menjalankan ibadah yang wajib saja, seperti shalat atau puasa di bulan Ramadhan, tetapi juga harus dibarengi dengan ibadah sunnah. Untuk memahami masalah itu, keimanan adalah kunci utama yang harus dipegang oleh setiap umat Muslim.

Agama Islam sebagai rahmatan lil’alamin telah menetapkan bagaimana faktor keimanan adalah kunci utama kokohnya keislaman seseorang. Untuk itulah Islam telah menetapkan adanya rukun iman yang harus dipercayai oleh setiap Muslim.

Rukun Iman yang wajib dipercayai oleh setiap Muslim itu ada 6 (enam) perkara, yaitu:

1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada Para Malaikat
3. Iman kepada Kitab-Kitab
4. Iman kepada Para Nabi
5. Iman kepada Hari Akhir
6. Iman kepada Takdir yang Baik dan yang Buruk.

Hal ini sesuai dengan firman Allah, “Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi …” (QS Al-Baqarah, 2: 177).

Juga dilengkapi oleh hadits Nabi saw., “Hendaklah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari Akhir. Dan engkau beriman kepada takdir Allah, yang baik maupun yang buruk.” (HR Muslim)

Mengenal Malaikat 

Salah satu bentuk keimanan itu adalah iman kepada para malaikat. Iman kepada malaikat adalah keyakinan umat Muslim yang kuat bahwa Allah memiliki malaikat-malaikat yang diciptakan-Nya dari cahaya. Malaikat adalah kekuatan-kekuatan yang patuh, tunduk dan taat pada perintah serta ketentuan Allah SWT.

Malaikat berasal dari kata malak (bahasa Arab) yang artinya kekuatan. Mereka adalah hamba-hamba Allah yang dimuliakan karena mereka tidak pernah melanggar dan selalu patuh pada perintah-Nya. Mereka bertasbih siang dan malam tanpa berhenti.

Setiap gerakan di langit dan di bumi, berasal dari para malaikat yang bertugas di sana. Sesuai tugas-tugasnya, para malaikat itu terbagi atas 10 (sepuluh), meskipun jumlah sebenarnya hanya Allah saja yang mengetahui. Dan tugas-tugas 10 malaikat inilah yang harus diketahui oleh setiap Muslim.

Kesepuluh malaikat itu adalah Malaikat Jibril, Malaikat Mikail, Malaikat Israfil, Malaikat Izrail, Malikat Munkar, Malaikat Nakir, Malaikat Raqib, Malaikat Atid, Malaikat Malik, dan Malaikat Ridwan.

Tugas 10 Malaikat

Sementara kesepuluh malaikat ini bertugas antara lain:

1. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu Allah kepada nabi dan rasul. Jibril-lah yang menjadi penghubung antara Allah dengan para nabi dan rasul-Nya.
2. Malaikat Mikail bertugas memberi rezeki pada manusia.
3. Malaikat Israfil bertugas meniup terompet sangkakala pada hari Kiamat.
4. Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa manusia. Rasa sakit saat ruh kita dicabut, tergantung dari amal perbuatan kita.
5. Malaikat Munkar dan Nakir bertugas menanyakan dan melakukan pemeriksaan pada manusia di alam kubur tentang amal perbuatan yang mereka lakukan selama di dunia.
6. Malaikat Raqib bertugas mencatat segala amal baik yang dilakukan manusia, sedangkan Malaikat Atid bertugas mencatat segala amal buruk yang dilakukan manusia selama hidupnya.
7. Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka. Penampilan mereka begitu menyeramkan karena mereka berhadapan dengan manusia-manusia penghuni neraka.
8. Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surga. Penampilan mereka begitu menyenangkan karena mereka berhadapan dengan manusia-manusia penghuni surga.

Dibandingkan dengan makhluk-makhluk Allah lainnya, malaikat tidak memiliki nafsu dan mereka selalu mendoakan manusia yang berbuat baik pada waktu-waktu tertentu yang telah ditetapkan Allah. Apabila kita telah mengetahui dan memahami tugas 10 malaikat Allah, tentu kita akan lebih beriman lagi.

Manfaat Percaya kepada Malaikat

Percaya atau beriman kepada malaikat sangat bermanfaat bagi umat Islam, beberapa di antaranya adalah:

1. Selalu melakukan perbuatan baik dan merasa malu saat melakukan perbuatan buruk, karena dirinya merasa selalu diawasi oleh malaikat, yaitu malaikat Raqib dan Atid.
2. Berusaha melakukan amalan-amalan ibadah sunnah pada waktu-waktu tertentu seperti pada sepertiga malam, dhuha, hari Jumat, dll karena yakin bahwa pada saat itu ada banyak malaikat yang siap mendoakan kebaikan untuk kita.
3. Sifat-sifat malaikat yang selalu patuh pada Allah dan tidak pernah menolak atau memberontak atas segala perintah membuat kita untuk turut mengikutinya.
4. Betapa mengerikannya berhadapan dengan Malaikat Malik yang menjaga pintu neraka dan betapa menyenangkannya berhadapan dengan Malaikat Ridwan yang menjaga pintu surga, akan membuat kita selalu menjaga amal-amal perbuatan kita yang akan mendekatkan kita pada surga dan menjauhkan kita dari neraka.


Recommend on Google